Sentimen Publik Terhadap Isu Peretasan
Pusat Data Nasional Sementara (PDNS)
Monitoring 920 artikel dari 244 media. Analisis sentimen, tokoh utama, dan media paling aktif dalam pemberitaan isu PDNS.
Ringkasan Volume
Total 920 artikel dari 244 media berbeda memberitakan isu peretasan PDNS. Liputan meluas ini menunjukkan perhatian publik dan media yang tinggi terhadap insiden keamanan siber nasional.
Analisis Sentimen
Sentimen negatif mendominasi dengan 457 berita (49,7%) — wajar mengingat isu PDNS berkaitan dengan gangguan teknis dan serangan siber. Sentimen netral 321 (34,9%), sementara positif hanya 142 (15,4%).
Top 10 Tokoh
Hinsa Siburian (Kepala BSSN) menjadi tokoh paling sering disebut dengan 25,1%. Disusul Budi Arie Setiadi 7,71%. Keduanya sering disebut bersamaan dalam satu narasi (7,11%), mencerminkan kolaborasi lintas lembaga.
Top 10 Media
Headtopics dan Kumparan memimpin volume pemberitaan. Disusul Kgnow.com, Kilat.com, Kompas, dan Tempo.co — isu PDNS diliput secara luas oleh media arus utama maupun digital.
Temuan Utama
Pemberitaan didominasi sentimen negatif dengan Hinsa Siburian sebagai tokoh sentral. Media digital seperti Headtopics dan Kumparan menjadi penggerak utama narasi, memperkuat distribusi informasi secara masif.
Total 920 artikel dari 244 media berbeda memberitakan isu peretasan PDNS. Liputan meluas ini menunjukkan perhatian publik dan media yang tinggi terhadap insiden keamanan siber nasional.
Sentimen negatif mendominasi dengan 457 berita (49,7%) — wajar mengingat isu PDNS berkaitan dengan gangguan teknis dan serangan siber. Sentimen netral 321 (34,9%), sementara positif hanya 142 (15,4%).
Hinsa Siburian (Kepala BSSN) menjadi tokoh paling sering disebut dengan 25,1%. Disusul Budi Arie Setiadi 7,71%. Keduanya sering disebut bersamaan dalam satu narasi (7,11%), mencerminkan kolaborasi lintas lembaga.
Total 506 kutipan · 29,45% lainnya tidak terlabel
Headtopics dan Kumparan memimpin volume pemberitaan. Disusul Kgnow.com, Kilat.com, Kompas, dan Tempo.co — isu PDNS diliput secara luas oleh media arus utama maupun digital.
Pemberitaan didominasi sentimen negatif dengan Hinsa Siburian sebagai tokoh sentral. Media digital seperti Headtopics dan Kumparan menjadi penggerak utama narasi, memperkuat distribusi informasi secara masif.